Senin, 02 Juli 2012

Foto Muda Presiden RI

Gan, mau tau gimana foto-foto masa muda Presiden-presiden kita? Mukanya masih ganteng-ganteng loh , tapi kalo sekarang udah mulai berkurang hehe. Langsung aja gan kita liat fotonya, cekidott~


Ir. Soekarno
[imagetag]

[imagetag]


Soeharto
[imagetag]

[imagetag]

[imagetag]



Bj. Habibie
(yang kedua dari kanan gan)
[imagetag]

[imagetag]
 

Dr. Abdulrahman Wahid (Gus Dur)
[imagetag]

[imagetag]



Megawati Soekarno Putri
[imagetag]

[imagetag]



Susilo Bambang Yudhyono
[imagetag]
[imagetag]

[imagetag]
»»  READMORE...

Wow! Pesumo Terbesar dan Terberat!

The American sumo wrestler is a staggering 6 ft 8 inch, 770 pounds (350 kilograms) and undoubtedly the heaviest sportsman in the world today.

The Heaviest Athlete in the World @ strange world

The Heaviest Athlete in the World @ strange world

The Heaviest Athlete in the World @ strange world

The Heaviest Athlete in the World @ strange world

The Heaviest Athlete in the World @ strange world
»»  READMORE...

Anak Meninggal, Sang Ibu Malah Asyik Chatting

 

Entah apa yang ada dalam pikiran Yumiko Takahashi ketika meninggalkan anaknya untuk chatting online. Padahal wanita Jepang berusia 29 tahun ini telah mengetahui bahwa Neo, anaknya, sedang demam tinggi.

Alih-alih segera memeriksakan Neo yang berusia 19 bulan ke dokter, wanita ini malah meninggalkan anaknya untuk chatting di internet.

Berdasarkan keterangan yang didapatkan Japan Today (30/06), pemeriksaan menunjukkan bahwa Neo telah meninggal pukul 2 malam pada tanggal 26 Juni. Sementara ibunya baru mengetahui kematian bayinya pada tanggal 27 Juni, keesokan harinya.

Juru bicara kepolisian Otsu, Jepang, menyatakan bahwa Takahashi ditangkap karena dakwaan penelantaran anak hingga menyebabkan kematian.

Neo adalah anak kedua Takahashi. Sebelumnya Takahashi juga pernah kehilangan anak pertamanya karena terjatuh dari balkon apartemen. Saat itu, Takahashi mengaku bahwa dia sedang menggunakan chatroom.

"Aku mencari hiburan dari chatting online untuk bisa berhubungan dengan orang lain. Aku sudah melakukannya tiga tahun setelah mengalami depresi karena kehilangan anak pertamaku," kata Takahashi sat diwawancara oleh NHK.

"Membesarkan anak sungguh rumit," tambahnya.

Kisah Takahashi di atas setidaknya bisa dijadikan pelajaran agar para orang tua tak lalai menjaga anak-anak mereka. Membesarkan anak tak hanya membutuhkan materi yang cukup, tetapi juga perhatian, kasih sayang, dan pengawasan. Jangan sampai nyawa anak melayang hanya karena orang tua keranjingan dunia online. (osserem.me)
»»  READMORE...

Kaum-kaum yang dibinasakan oleh Allah S.W.T.

Dalam Alquran, banyak sekali diceritakan kisah-kisah umat terdahulu yang telah dibinasakan oleh Allah karena mereka mengingkari utusan-Nya dan melakukan berbagai penyimpangan yang telah dilarang. Berikut adalah kaum-kaum yang dibinasakan.


1. Kaum Nabi Nuh
Nabi Nuh berdakwah selama 950 tahun, namun yang beriman hanyalah sekitar 80 orang. Kaumnya mendustakan dan memperolok-olok Nabi Nuh. Lalu, Allah mendatangkan banjir yang besar, kemudian menenggelamkan mereka yang ingkar, termasuk anak dan istri Nabi Nuh (QS Al-Ankabut : 14).


2. Kaum Nabi Hud
Nabi Hud diutus untuk kaum 'Ad. Mereka mendustakan kenabian Nabi Hud. Allah lalu mendatangkan angin yang dahsyat disertai dengan bunyi guruh yang menggelegar hingga mereka tertimbun pasir dan akhirnya binasa (QS Attaubah: 70, Alqamar: 18, Fushshilat: 13, Annajm: 50, Qaaf: 13).


3. Kaum Nabi Saleh
Nabi Saleh diutuskan Allah kepada kaum Tsamud. Nabi Saleh diberi sebuah mukjizat seekor unta betina yang keluar dari celah batu. Namun, mereka membunuh unta betina tersebut sehingga Allah menimpakan azab kepada mereka (QS ALhijr: 80, Huud: 68, Qaaf: 12).


4. Kaum Nabi Luth
Umat Nabi Luth terkenal dengan perbuatan menyimpang, yaitu hanya mau menikah dengan pasangan sesama jenis (homoseksual dan lesbian). Kendati sudah diberi peringatan, mereka tak mau bertobat. Allah akhirnya memberikan azab kepada mereka berupa gempa bumi yang dahsyat disertai angin kencang dan hujan batu sehingga hancurlah rumah-rumah mereka. Dan, kaum Nabi Luth ini akhirnya tertimbun di bawah reruntuhan rumah mereka sendiri (QS Alsyu'araa: 160, Annaml: 54, Alhijr: 67, Alfurqan: 38, Qaf: 12).


5. Kaum Nabi Syuaib
Nabi Syuaib diutuskan kepada kaum Madyan. Kaum Madyan ini dihancurkan oleh Allah karena mereka suka melakukan penipuan dan kecurangan dalam perdagangan. Bila membeli, mereka minta dilebihkan dan bila menjual selalu mengurangi. Allah pun mengazab mereka berupa hawa panas yang teramat sangat. Kendati mereka berlindung di tempat yang teduh, hal itu tak mampu melepaskan rasa panas. Akhirnya, mereka binasa (QS Attaubah: 70, Alhijr: 78, Thaaha: 40, dan Alhajj: 44).

Selain kepada kaum Madyan, Nabi Syuaib juga diutus kepada penduduk Aikah. Mereka menyembah sebidang padang tanah yang pepohonannya sangat rimbun. Kaum ini menurut sebagian ahli tafsir disebut pula dengan penyembah hutan lebat (Aikah) (QS AlHijr: 78, Alsyu'araa: 176, Shaad: 13, Qaaf: 14).


6. Firaun
Kaum Bani Israil sering ditindas oleh Firaun. Allah mengutus Nabi Musa dan Harun untuk memperingatkan Firaun akan azab Allah. Namun, Firaun malah mengaku sebagai tuhan. Ia akhirnya tewas di Laut Merah dan jasadnya berhasil diselamatkan. Hingga kini masih bisa disaksikan di museum mumi di Mesir (Albaqarah: 50 dan Yunus: 92).


7. Ashab Al-Sabt
Mereka adalah segolongan fasik yang tinggal di Kota Eliah, Elat (Palestina). Mereka melanggar perintah Allah untuk beribadah pada hari Sabtu. Allah menguji mereka dengan memberikan ikan yang banyak pada hari Sabtu dan tidak ada ikan pada hari lainnya. Mereka meminta rasul Allah untuk mengalihkan ibadah pada hari lain, selain Sabtu. Mereka akhirnya dibinasakan dengan dilaknat Allah menjadi kera yang hina (QS Al-A'raaf: 163).


8. Ashab Al-Rass
Rass adalah nama sebuah telaga yang kering airnya. Nama Al-Rass ditujukan pada suatu kaum. Konon, nabi yang diutus kepada mereka adalah Nabi Saleh. Namun, ada pula yang menyebutkan Nabi Syuaib.

Sementara itu, yang lainnya menyebutkan, utusan itu bernama Handzalah bin Shinwan (adapula yang menyebut bin Shofwan). Mereka menyembah patung. Ada pula yang menyebutkan, pelanggaran yang mereka lakukan karena mencampakkan utusan yang dikirim kepada mereka ke dalam sumur sehingga mereka dibinasakan Allah (Qs Alfurqan: 38 dan Qaf ayat 12).


9. Ashab Al-Ukhdudd
Ashab Al-Ukhdud adalah sebuah kaum yang menggali parit dan menolak beriman kepada Allah, termasuk rajanya. Sementara itu, sekelompok orang yang beriman diceburkan ke dalam parit yang telah dibakar, termasuk seorang wanita yanga tengah menggendong seorang bayi. Mereka dikutuk oleh Allah SWT (QS Alburuuj: 4-9).


10. Ashab Al-Qaryah
Menurut sebagian ahli tafsir, Ashab Al-Qaryah (suatu negeri) adalah penduduk Anthakiyah. Mereka mendustakan rasul-rasul yang diutus kepada mereka. Allah membinasakan mereka dengan sebuah suara yang sangat keras (QS Yaasiin: 13).


11. Kaum Tubba'
Tubaa' adalah nama seorang raja bangsa Himyar yang beriman. Namun, kaumnya sangat ingkar kepada Allah hingga melampaui batas. Maka, Allah menimpakan azab kepada mereka hingga binasa. Peradaban mereka sangat maju. Salah satunya adalah bendungan air (QS Addukhan: 37).


12. Kaum Saba
Mereka diberi berbagai kenikmatan berupa kebun-kebun yang ditumbuhi pepohonan untuk kemakmuran rakyat Saba. Karena mereka enggan beribadah kepada Allah walau sudah diperingatkan oleh Nabi Sulaiman, akhirnya Allah menghancurkan bendungan Ma'rib dengan banjir besar (Al-Arim) (QS Saba: 15-19).
»»  READMORE...

Buaya Terbesar di Dunia



Buaya yang diberi nama Lolong ini ditangkap pada September tahun lalu di kota Bunawan, Propinsi Agusan del Sur. Menurut juru bicara GWR Anne-Lise Rouse, buaya ini memiliki panjang 6,17 meter dengan berat lebih dari satu ton.

Seperti dikutipHuffPost, reptil ini berhasil mengalahkan buaya dari Australia yang memiliki panjang lima meter dan berat hampir satu ton. Walikota Bunawan Edwin Cox Elorde mengaku masih khawatir karena adanya kemungkinan buaya raksasa masih berkeliaran di daerahnya.

Sejak penangkapannya, Lolong menjadi bintang penarik turis. Berkat buaya ini, Elorde mengaku menerima tiga juta Peso (Rp628,3 juta). Uang yang didapat ini sebagian besar digunakan untuk memberi makan dan merawat buaya itu. (inilah.com)
»»  READMORE...